Laman

Rabu, 05 Juni 2013

Keanekaragaman Mamalia




                Keanearagaman hayati di Indonesia merupakan salah satu kunci keesotikan dan kencantikan alam Indonesia. Keanekaragaman hayati sendiri merupakan sebuah variasi, tampilan, ataupun jumpah yang masing-masing komponennya. Banyak keanekaragaman yang di miliki Indonesia. Seolah tidak mau kalah masing-masing kelas menyumbang keanekaragaman hayati yang begitu besar. Salah satu contoh kelas yang menyumbang keanekaragaman itu adalah mamalia.


               Kelas mamalia mempunyai pengaruh yang cukup besar di bidang keanekaragaman hayati di Indonesia hal ini di buktikan dari data dokumen biodiversity action plan for Indonesia yang mengatakan mamalia mempengaruhi 12 % dari total keanekaragaman hayati di Indonesia. Di indonesia sendiri di penuhi oleh berbagai jenis mamalia seperti banteng, kangguru, gajah, harimau, kelelawar, berbagai macam monyet atau kukang, dan lain sebagainya.

               

               Keanekaragam itu terjadi kerena Indonesia terdiri dari posisi geografis yang terletaj antara 2 pulau dan 2 samudra, wilayah Indonesia yang berikilim tropis, dan berbagaimacam ekosistem yang punya banyak perbedaan karakteristik sehingga membuat dan mempengaruhi perbedaan karakteristik dan keanekaragaman lain baik di tingkat gen, spesies, dan ekosistem.


               Hewan-hewan vertebrata diIndonesia dan sudah jadi bagian dari keanekaragaman dan sudah dicap sebagai hewan vertebrata khas indonesia antara lain adalah orang hutan sumatra, orang hutan kalimantan, gajah sumatra, kangguru, rusa, babi hutan, dan anoa. Namun sayang habitat mereka sedang terancam karena banyak terjadi penebagan Hutan di mana-mana, belum lagi eksploitasi yang meraja lela dan hanya memperhatikan keuntungan semata.


               Banyak kegiatan yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki kondisi ini di antaranya mulai memperhatikan alam di sekitar kita. Mulai lakuakan penanaman di mana saja untuk tetap menjaga semuanay agar kondisi alam kita tetap terjaga. Mungkin ini hal yang sederhana namun lebih baik melakukan hal kecil yang bisa di lakukan di banding berharap pada hal-hal besar yang tidak bisa kita lakukan








               



Rabu, 22 Mei 2013

Kakak Tua Putih






                Kakak tua putih adalah hewan yang termasuk paruh bengkok dan termasuk 10 hewan yang di lindungi. Kakak tua putih dan jambul kuning di tetapkan ebagai satwa langka dan liar yang di lindungi UU No 5 Tahun 1990. Berikut adalah klasifikasi dari Cacatoo Alba

Kerajaan:Animalia
Filum:Chordata
Kelas:Aves
Ordo:Psittaciformes
Famili:Psittacidae
Genus:Cacatua
Spesies:C. alba

Kakak tua alba sering di temukan di daerah Maluku atau Maluku utara. Dari bentuk morfologi ukuran tubuhnya 46 cm dan berat badanya sangat bervariasi berkisar 550 gram. Dalam kelopaknya terdapat warna biru tipis, bulu putih, jambul putih besar pada bagian kepala. Jambul Putih dan besar itu biasa di gunakan untuk menarik perhatian. Kita dapat mengetahui kelaminya dari warna mata. Warna mata coklat gelap menunjukan  jantan sedangkan coklat kemerahan pada bola mata betina. Kakak tua adalah hewan yang luar biasa pintar meniru dan sanga setia, dan punya keingin tahuan tinggi, saat musim hujan kakak tua bisa bertengger di pohon untuk mandi dan yang terpenting kakak tua adalah hewan yang suka di sayang dan bi beri perhatian. 

Sistem Sirkulasi

Sistem sirkulasi terdiri atas jantung dan pembuluh darah. Jantung berbentuk kerucut dan di bungkus semacam selapu pelindung. Jantung terdiri atas empat ruang yang kurang sempurna. Ruang pada jantung terdiri dari serambi kanan, serambi kiri, bilik kiri dan bilik kanan.  Sama seperti manusia peredaran darah burung merupakan peredaran darah ganda yang terdiri atas peredaran darah kecil dan peredaran darah besar.

Sistem Respirasi

Alat pernafasan pada burung adalah sepsang paru-paru yang terletak di dekat jantung dan pundi-pundi udara yang membantu pernafasan saat terbang. Ketika kantong-kantong udara digembungkan,


Selasa, 12 Februari 2013

Rahasia Terbesar Dunia

jika kamu bersedih, jangan menangis tapi tertawalah
jika kamu tertekan, maka menyanyilah dengan riang
jika kamu berkelimpahan, ingat masa kekurangan
jika kamu miskin, bayangkan kekayaan yang akan datang
jika kamu merasa sangat berkuasa, coba saja hentikan angin
jika kamu merasa terlalu percaya, ingat saja kegagalan di masa yang lalu
jika kamu merasa tak mampu, ingat kesuksesan yang pernah kamu raih
jika kamu mendapat kekayaan, ingtat mulut2 yang kelaparan
jika kamu terlalu bangga, ingat saja waktu kamu lemah
dan jika itu kamu lakukan bahkan alam semesta ini akan mendukung kesuksesan mu :)

Sabtu, 19 Januari 2013

Peneliti mangrove di Indonesia




           Sedikit orang yang mengetahui tentang mangrove atau pohon bakau. Hal ini akhirnya berefek pada ketidak adaan ahli manggrove di Indonesia. Menjadi tanda tanya bukan jika orang asing lebih mengenal Indonesia lebih dari orang Indonesia tahu. pertanyaan kecil menggelitik inilah yang membuat kami penasaran dan memilih untuk mencari jawabanya secara langsung dengan melakukan expedisi ke daerah yang bernama Mothehan di Cilacap.
e

pada ekspedisi pertama ada 8 mahasiswa pemeberani yang datang mereka bernama:
  1. Endang
  2. Ariadne
  3. Wiwin
  4. Tere
  5. Dina
  6. Heru
  7. Arya
  8. Agus
                 Semua mahasiswa itu adalah mahasiswa dari Biologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Di sana kami membantu penelitian dosen kami yaitu Romo Sunu. Lebih tepatnya 8 mangrove yang terdapat di nusakambangan dan daerah kampung laut. Tanah di daerah ini juga sangat kas karena terdiri dari endapan lumpur. Pengalaman masuk huta ad

 alah pengalam baru dengan medan yang cukup berat. :)
ekspedisi ke dua di jalani oleh dina, agus, arya, dan heru. Dalam ekspedisi kedua kami mulai menemukan ada beberapa pohon yang mulai langka karena di tebang misalnya ngirih(Cilocarpus granatum). Baru dua kali kami melakukan ekxspedisi bersama tapi kami berjanji kan kembali lagi untuk meneliti semuanya secara detail.